30 Hari Bercerita: Hari Keenam Belas-Film Horor

Saya suka film horor…



Kalau ditanya kenapa, maka jawabannya “kenapa nggak?” 

Horor hantu atau nangka muda, menantang buat ditonton. Yang penting ceritanya jelas. Dan bukan sekadar bantai-bantai tanpa alasan (kaya Terrifier yang cuma mempertontonkan kesadisan 😏). Untuk genre hantu-hantuan, juga bukan yang sepanjang film mati lampu (ini mah mending nonton 🤴🏻🍍) terus disuguhin jumpscare 🫣

Tantangan berikutnya kalo nonton horor itu, susah cari temen. Rata-rata menggelengkan kepala tanda tak mau 🙂‍↔️ 

Nggak apa sih. Yang penting nggak pake meremehkan selera. Misalnya “ngapain sih nonton horor hidup udah serem” terus nyodorin judul film penguras air mata 🫤

Lha nonton kan buat senang-senang bukan untuk nangis 😳

Ngomong-ngomong film horor genre nangka muda yang sampai sekarang selalu terkenang adalah Rumah Dara. Rilis lebih dari sepuluh tahun lalu. Selain ceritanya yang wow hah juga pas nonton cowok sebelah saya berisik minta ampun menyaksikan adegan yang terpampang. Saya yang asik mengunyah keripik kentang jadi terganggu 😑

Gara-gara Rumah Dara juga, teman saya selama seminggu nggak mau makan steak 🥩 hahahaha 

Kalo genre hantu-hantuan kayaknya nggak ada kenangan khususnya sih 🤔
Share on Google Plus

About e-no si nagacentil

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

0 comments: