Menua Dengan Bahagia




Tua itu pasti, sebagai bagian dari proses hidup manusia sebelum akhirnya berakhir bersamaan dengan selesainya tugas di dunia. Dan, menuju fase tua ini biasanya diawali dengan kemunculan tanda-tanda penuaan.

Memang sih, tanda-tanda fisik ini mulai muncul di waktu yang berbeda-beda. Makanya ada yang namanya usia kronologis (ditandai dengan tahun) dan fisiologis. Keduanya bisa aja berbanding lurus atau bahkan gak kompak: umur fisiologis mendului kronologis alias keliatan lebih tua dari usia sebenarnya. Jangan sampe ya. Nah, untuk menyiasati supaya si umur fisiologis ini bisa lebih lambat berjalan kuncinya adalah menjaga gaya hidup tetap sehat.  Gak gampang memang, apalagi godaannya banyaak banget ya? 


Sebagai yang masa hidupnya sudah lewat tiga dekade, saya merasa kewajiban menjaga kesehatan ini bukan hanya untuk mencegah umur fisiologis berlari kencang tapi juga bagian dari mensyukuri nikmat *benerin kerudung*. Iya dong, logikanya kalau sudah dikasih kan harus dijaga baik-baik yekan?

Ini yang sedang saya biasakan.



Minum Air Putih

Sebetulnya ini kebiasaan lama, sesuai anjuran kesehatan yang belum berubah: dalam sehari konsumsi minimal 2 liter atau delapan gelas untuk pemenuhan cairan tubuh. Iya, dulu saya punya kebiasaan minum air bening banyak banget sampe dijuluki mujair hahahaa... (eh emang betul ya mujair hobi minum? Kan di dalam air?). Sekarang kebiasaan ini, saya tambahkan dengan menyusupkan irisan buah supaya rasa air minumnya lebih seger. Dan, untuk pemenuhan kebutuhan ini tentunya tumbler kesayangan gak boleh ketinggalan.


Ada Sayuran Dalam Piring Makan

Bersyukur banget dari kecil saya dijejali sayuran dalam berbagai bentuk termasuk salad lokal berwujud lalapan, asinan, sampai pecel. Justru daging adalah jenis makanan yang jarang banget bisa dinikmati. Iya, selain masalah harga untuk mencerna daging juga makan waktu lebih lama kan?



Banyak Gerak

Meski bukan penyuka olahraga, gak tau kenapa dari kecil paling jelek untuk mata pelajaran ini, tapi saya selalu mengusahakan buat bergerak. Apalagi makin tua kemampuan sel mengolah makanan jadi energi makin lambat kan? Karena saya suka makan, kayaknya lebih menyenangkan jadi mahluk pecicilan ketimbang harus ngurangi porsi asupan ke perut hahaha... 

Prinsipnya: intake dan outtake harus seimbang. Olahraga saya sehari-hari adalah naik turun tangga minimal 4 lantai dan jalan kaki. Kalau pose di tempat nge-gym ini sih demi konten hihihi


Sleep in Beauty

Tidur adalah hak tubuh kita untuk mereparasi supaya kembali bisa bekerja optimal. Meski masih sulit untuk kembali di delapan jam masa istirahat, setidaknya minimal 5 jam adalah waktu untuk beristirahat. 

Nutrisi Tambahan Bernama Suplemen

Meski berupaya mencukupi kebutuhan gizi harian lewat makanan, siapa yang bisa menjamin nutrisi yang saya perlukan sudah tercukupi? Apalagi dengan kebiasaan jajan, cara masak yang benar sering kali diabaikan. Dan saya bukan orang yang sanggup makan sayuran mentah terus-terusan hehehe..

Di sinilah suplemen dibutuhkan sebagai pelengkap supaya bahan bakar untuk pemeliharaan kinerja organ tubuh sampai ke level selular tetap terjamin. Tapi, suplemen juga gak boleh asal karena ada ilmunya. Nah, di sinilah awal perkenalan saya dengan sebuah aplikasi bernama Jovee. Saya tau Jovee pertama kali dari bu dokter gigi Dita alias si pemilik akun @fairyteeth yang emang lagi hobi ngulik naturo dan homeopathy serta cukup tech savvy

Jovee awalnya tersedia untuk ponsel android, sebelum kemudian bisa diunduh di App Store. Seperti asisten pribadi, Jovee akan merekomendasikan suplemen mana yang cocok untuk kebutuhan kamu. Gak main-main, selain menerapkan teknologi machine learning ada sederet ahli kesehatan dan apoteker di belakang Jovee. Cara pakainya juga gampang banget deh. 

Step 1. Install dulu dong, gratis kok 


Step 2. Lengkapi survei seputar kebutuhanmu terkait kesehatan, gak lama kok 


Step 3. Kamu bisa memilih preferensi jenis fisik suplemen, ini penting banget buat saya yang susah nelen tanpa dikunyah 😂


Step 4. Udah selesai? Tim Jovee akan merekomendasikan produk yang sesuai dengan kebutuhan maupun anggaran dengan durasi konsumsi 30 hari. Setelah itu, kamu bisa melakukan penambahan atau reorder. 🤗



Step 5. Udah menentukan paket mana yang mau diambil? Silakan lanjut ke proses pembayaran. Kamu bisa bayar via transfer (ATM atau internet dan mobile banking) atau bahkan uang digital seperti GoPay. Nah, kalau kamu lupa bayar kayak saya gini (oops!) jangan khawatir karena pesanan kamu bisa di-reorder tanpa harus mengulang proses. Jovee juga akan mengirim notifikasi via SMS kok supaya kamu inget terus. 😌


Udah selesai? Nah sekarang tinggal tunggu paket kamu datang ya. Simple banget kan?





Ini contoh paket yang saya terima, sudah dikemas dengan cantik dalam sachet porsi sekali makan supaya kamu nggak lupa. Oh ya, dalam kemasan juga ada informasi mengenai vitamin, dosis, cara pakai, dan manfaatnya. Paket pertama saya isinya masih sederhana: mutivitamin dan extra omega. 


Multivitamin ini penting banget buat saya yang pecicilan. Apalagi, minggu lalu sempat terserang flu parah yang bikin saya bergabung sebagai #sobatrebahan dan gak produktif blas (bahkan mau ngetwit aja harus nahan sakit kepala huhuhu). Dengan vitamin C, vitamin B kompleks dan vitamin untuk daya tahan tubuh dalam paket Jovee ini cukup banget untuk menguatkan kerja tentara imunoglobulin memerangi virus flu sehingga saya bisa keluyuran lagi.

Kalau extra omega, seperti yang terpampang dalam boks, manfaatnya untuk mencegah stroke dan serangan jantung si silent killer. Apalagi dengan semakin banyak kasus penyakit degeneratif macam hipertensi dan jantung koroner yang menyerang lebih awal. Bener-bener warning deh.


Adanya aplikasi Jovee ini sungguh membantu, terutama buat manusia sok sibuk macam saya yang lebih sering mager untuk sekadar ke apotik plus gak mau salah dalam milih suplemen. 

Tapi, saya juga punya beberapa concern untuk Jovee nih. Pasti kamu udah bisa nebak kan? Yap bener banget: kemasan suplemen dalam sachet ini memang punya kontribusi dalam menambah timbunan sampah. Mudah-mudahan ada solusi untuk ini, misalnya dengan menggunakan bahan seperti kertas atau mungkin alga dari Evoware? Who knows?

Oh ya, saya juga masih mengeksplorasi kemungkinan melakukan pemesanan untuk orang lain semisal lansia yang relatif gaptek. Ada yang udah coba? 

Share on Google Plus

About e-no si nagacentil

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

1 comments:

Nchie Hanie said...

Kuy ahh menua dengan bahagia, tetep investasi kesehatan yang utama ya.
Kalo ku suka olahraga tipis2, makanya kemaren seneng banget dateng ke launchingnya Jovee.

Semoga kita selalu diberikan kesehatan yaaa